Saturday, March 28, 2020

Pengertian Manajemen

PENGERTIAN MANAJEMEN

Mary Parker Follett mendefinisikan manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini mengandung arti bahwa para manajer mencapa tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai tugas yang mungkin diperlukan atau berarti dengan tidak melakukan tugas-tugas itu sendiri.

Manajemen memang bisa berarti itu, tetapi bisa juga mempunyai pengertian lebih daripada itu. pengertian manajemen begitu luas, sehingga dalam kenyataannya tidak ada definisi yang digunakan secara konsisten oleh semua orang. Pembahasan kita akan dimulai dengan definisi yang lebih kompleks dan mencakup aspek-aspek penting pengelolaan, seperti yang dikemukakan oleh Stoner sebagai berikut:
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. 
Dari definisi diatas terlihat bahwa Stoner telah menggunakan kata proses, bukan seni. Mengartikan manajemen sebagai seni yang berarti bahwa hal itu adalah kemampuan atau keterampilan pribadi. Suatu proses adalah cara sistematis untuk melakukan pekerjaan. Manajemen didefinisikan sebagai proses karena semua manajer, tanpa memperdulikan kecakapan atau keterampilan khusus mereka, harus melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan-tujuan yang mereka inginkan.

Adapun pengertian dari manajemen terbagi atas 2 (dua) topik, yakni:
  1. Manajemen sebagai ilmu dan seni. Menurut Luther Gulick, beliau mendefinisikan manajemen sebagai ilmu pengetahuan yang berusaha secara sistematis untuk memahami kenapa manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem bekerja ini agar lebih bermanfaat untuk kemanusiaan.
  2. Manajemen sebagai profesi. Menurut Edgar H. Schein, menguraikan karakteristik-karakteristik untuk menentukan sesuatu sebagai profesi, diantaranya: a) Para profesional membuat keputusan atas dasar prinsip-prinsip umum. b) Para profesional mendapatkan status mereka karena mencapai standar prestasi tertentu, bukan karena favoritisme atau karena suku bangsa atau agamanya dan kriteria politik atau sosial lainnya. c) Para profesional harus ditentukan oleh suatu kode etik yang kuat, dengan disiplin untuk mereka yang menjadi kliennya.

Manajemen
T. Hani Handoko

No comments:

Post a Comment

Pengertian Manajemen